HEMATLAH LISTRIK-MATIKAN LISTRIK YANG TIDAK PERLU
Electricity For a Better Life
Showing posts with label instalasi listrik. Show all posts
Showing posts with label instalasi listrik. Show all posts

Wednesday, October 20, 2010

Tip Pemasangan Listrik dengan Jasa BTL

Biro Teknik Listrik
Calon pelanggan listrik biasanya kurang memperhatikan instalasi listrik pada rumahnya, kebanyakan pelanggang memasang instalasi listrik untuk rumah tangga hanya berdasarkan Paket dari Biro Teknik listrik (BTL) untuk sambungan yang lain dipasang pelanggan sendiri. kasus yang terjadi di lapangan pada penambahan instalasi banyak sambungan yang kurang memenuhi standar, stopkontak banyak sambungan tidak sesuai kemapuan alat sehingga banyak terjadi kebakaran. untuk menhindari hal tersebut diharap bagi yang belum paham instalasi listrik sebaiknya gunakan Biro Teknik Listrik (BTL) untuk penabahan instalsi listrik di rumah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pelanggang listrik untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan dan berikut Tipnya:

Tips berikut akan membantu Anda untuk ikut peduli dan turut memelihara Instalasi Listrik :

  1. Pastikan Instalasi Listrik di rumah/bangunan milih Anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya.
  2. Lakukan pemeriksaan rutin, minimal setahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik masih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.
  3. Jika instalasi listrik telah terpasang lebih dari 10 tahun, sebaiknya perlu untuk direhabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
  4. Pergunakan peralatan rumah tangga elektronik yang disesuaikan dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.
  5. Jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, sebaiknya menggunakan jasa instalatir / Biro Teknik Listrik yang menjadi rekanan PT. PLN (Persero). Informasi tentang Instalatir Listrik dapat menghubungi kantor PLN terdekat.

Tips Mencegah Bahaya Listrik

  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
  5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
  6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
  8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
  9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.
  11. Jangan menambah sambungan listrik sendiri pada rumah anda sehingga dapat menimbulkan kebakara,gunakan jasa Biro Teknik Listrik (BTL)

Thursday, October 14, 2010

Menghitung Beban Fase Tunggal 240 Volt

Tentukan kebutuhan maksimum dari instalasi rumah tinggal disuplai oleh fase tunggal 240 Volt dengan beban sebagai berikut :

  • 24 buah titik penerangan
  • 10 meter penerangan rel
  • 9 buah KKB tunggal
  • 8 buah KKB ganda
  • 1 x 50 watt kipas sedot
  • 1 x 1000 watt pemanas kawat (strip heater)
  • 1 x 15 Ampere KKK
  • 1 x 10 kW dapur listrik
  • 1 x 4,8 kW pemanas air yang dikendalikan
  • 1 x 3 kW penerangan lapangan tenis
Penyelesaiannya

a. ketentuan beban I adalah : 24 titik penerangan di tambah 10 meter penerangan rel ditambah 50 w kipas sedot = 45 titik
jadi beban I = 2 + 2 +2 = 6 A

b. Beban II : 3000 W penerangn lapangan tenis = (3000/240) x 0,75 = 9,4 A

c. kelompok beban III : 9 KKB tunggal ditambah 8 KKB ganda (25 titik) 1000W pemanas kawat (1 titik) maka beban = 5 + 5 = 10 A

d. Kelompok IV : 15 KKK = 10 A

e. kelompok V : 10.000 W dapur listrik adalah : 41,67 A x 0,5 = 20,8 A

f . Kelompok VI : pemanas air yang dikendalikan 4.800 W = 20 A , ini lebih kecil dari jumlah beban lainnya, dengan demikian kebutuhan maksimum untuk beban ini adalah 0 A.

Jadi beban total = jumlah dari semua kelompok = 6 + 9,4 +10 +10 +20,8 + 0 = 57,2 A

Ketentuan Rancangan Instalasi Listrik Rumah Sederhana

  • Tidak diperlukan gambar instalasi
  • Kabel yang dipakai type NYM dengan inti minimal 1,5 mm
  • Maksimal Gawai proteksi 10 Ampere.
  • Jumlah titik beban maksimum 6 titik ditambah maksimum 3 kotak kontak.
  • Memakai pembumian dengan elektoda bumi sesuai ketentuan

Wednesday, June 30, 2010

Macam Beban Pada Instalasi Listrik Domestik

  1. Beban Resistip (tahanan murni) : lampu pijar, seterika listrik , komor listrik, dan lain sebagainya.
  2. Beban Induktif : AC, Lemati Es, Penghisap debu, blender, kipas angin, mesin cuci, dan lain sebagainya.
  3. Beban Kapasitif (digunakan untuk memperbaiki faktor daya) : kapasitor dan kondensator

Wednesday, June 2, 2010

Ketentuan Umum Pemasangan Insalasi Listrik

Biro Teknik Listrik dalam melaksanakan pemasangan instalasi penerangan harus memenuhi ketentuan yang berlaku antara lain:

  • Setiap instalasi harus ada rencana instalasi yang disetujui.
  • Instalasi listrik harus di rancang, dipasang,dipelihara sedemikian juga sehingga tidak menimbulkan kebakaran dan mencegah kebakaran peralatan.
  • pearalatan instalasi listrik yang terpasang pada instalasi harus memenuhi :
  1. Ketentuan Standart yaitu : tercantum dengan jelas tanda tanda kesesuaian dan fungsinya sesauai sandart SNI.
  2. Memenuhi Ketentuan PUIL 2000
  • Instalasi listrik harus di lingakapi Proteksi untuk keselamatan.
  1. Proteksi dari kejut listrik.
  2. proteksi dari efek termal
  3. proteksi dariarus lebih
  4. proteksi dari tegangan lebih
  • instalasi listrik yang baru di pasang atau mengalami perubahan harus di periksa dan di uji dan bila perlu di coba sebelum di operasikan. yang memenuhi ketentuan PUIL 2000 diberi sertifikasi
  • Perncanaan pemasangan dan pemeriksaan instalasi listrik harus memiliki izin dan harus menggunakan tenaga teknis yang kompeten sesuai bidangnya dan tanggung jawab di bidang ketenagalistrikan

Tuesday, June 1, 2010

Ketentuan Instalasi Listrik

Pada pemasanan instalasi listrik Biro Teknik Listrik harus mengikuti ketentuan Instalasi listrik yang di atur PUIL , namun demikian masih banyak instalatir yang menghiraukan, dan banyak konsumen menambah instalasi rumahnya sendiri tanpa melalui Biro Teknik Listrik Sehingga sering terjadi kebakaran akibat arus pendek, hal ini tidak disadari para konsumen bahwa pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai dengan peratural PUIL akan membahayakan dirinya sendiri (Konsumen itu sendiri). Pemasangan instalasi listrik sebetulnya ada aturan dan ketentuanya sebagai berikut :

Maksud dan tujuan PUIL instalasi penerangan harus direncanakan, dipasang, dan di periksa agar :
  • instalsi listrik dapat dioperasikan dengan baik.
  • terjamin keselamatan manusia
  • terjamin keamanan instalasi listrik beserta perlengkapannya
  • terjamin keamanan gedung serta isinya terhadap kebakaran akibat listrik
  • terjamin perlindungan lingkungan
  • tercapai tujuan dan pencahayaan yaitu terwujudnya interior yang efisien dan nyaman